Kamis, 26 September 2013



Lima istilah dalam seni tari, diantaranya :
1.    Kitch, sebutan dari tari-tarian yang mendapatkan pengaruh dari kebudayaan barat yang hasil akhirnya terjadi pengurangan durasi waktu dalam mempertunjukannya. Kitch mempunyai ciri-ciri komersial, mementingkan estetika dan hiburan, dan koreografi yang diperhitungkan. Misalnya Tari Serimpi Surakarta yang seharusnya ditampilkan dengan durasi 1 jam menjadi 15 menit.
2.    Rengkuh, merupakan bentuk posisi tubuh dalam tari tradisional Jawa Barat, dengan posisi kedua tumit bertemu, posisi torso atau badan tegak, rengkuh dilakukan dengan posisi lutut kaki ditekuk (merendah). Posisi ini dilakukan selama menari. Bentuk posisi semacam ini terdapat pula di tari tradisional Betawi, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali, hanya istilahnya dan bentuknya yang sedikit berbeda.
3.    Seniman alam, artinya seorang seniman yang bergurunya pada alam dan kehidupan serta tidak pernah mengenyam pendidikan formal dalam ruang lingkup seni, namun ia sangat memahami apa yang menjadi bidangnya. Maksudnya seseorang yang memang mempunyai potensi atau bakat seni dalam dirinya, misalnya ada keturunan dari sang Ibu yang suka menari.
4.   Foot position, bentuk dasar dari gerak balet klasik dimana dalam melakukannya memerlukan bar (semacam besi) sebagai pembantu untuk bergerak. Foot position ini terbagi menjadi beberapa macam seri, yang fungsinya untuk melatih kekuatan kaki, melatih posisi badan untuk tetap tegak, dan membiasakan jari-jari kaki menjadi bentuk point agar ketika menari terlihat cantik.
5.   Joget, taya, beksa memiliki makna untuk sebutan tari di Jawa Tengah. Joget sendiri memiliki arti mengekspresikan jiwa manusia yang dituangkan ke dalam gerak yang indah, yang memiliki ruang, waktu, juga membutuhkan wiraga, wirama, dan wirasa. Wiraga merupakan kemampuan gerak yang dimiliki oleh seorang penari, sedangkan wirama merupakan kemampuan penari menyelaraskan dengan irama, dan wirasa merupakan kemampuan penari menghayati dan mengekspresikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar